Tulisan wong cilik yang pertama
13 f, 2007
Sebenarnya tulisan ini hanya sekedar pingin nulis aja. Tanpa maksud apa-apa karena sedari kemaren bisanya cuma mbaca tulisan orang mulu. Trus kemaren waktu diajak jalan-jalan ma kantor istri ke taman kiai langgeng magelang aku sepanjang perjalanan memikirkan apa ya yang akan aku tulis di blog, trus buat list tema apa aja yang sekiranya bisa dijadikan bahan tulisan.
Omong-omong masalah tempat wisata, ternyata taman kiai langgeng tempatnya sebenare amat sangat sederhana konsepnya. Lha wong kalo diliat dari koleksi satwa yo sangat sedikit, mau niru konsep kebun raya bogor kok ya pohon-pohon yang langka sangat amat sedikit. Trus ada hiburan buat anak-anak sepeti misal jet coaster (mirip Roller Coaster-nya Dufan) eeeh… nggak ada tantangannya babar blas (lha ngak ada jungkir baliknya). Tapi kok ya sangat-sangat rame pengunjungnya. Apakah ini menandakanwarga Indonesia itu sangat haus akan hiburan? Sebenarnya banyak sekali tempat-tempat wisata di daerah jawa tengah, tetapi kenapa kok ndak bisa dikelola secara profesional? Dan sepertinya setengah-setengah dalam pengelolaanya trus tanpa konsep yang jelas. Cuma pungut sana pungut sini akhirnya malah ndak jadi optimal. Aku jadi prihatin. Oalah gini ini to Indonesia-ku ang tercinta?
OK balik lagi ke masalah tulisan ya…. daripada pusing-pusing mikirin diatas. Ini postingan pertama dan aku ingin menulis terus tanpa terhalang jarak dan waktu.
Entry Filed under: Tulisan. .
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed









1.
agus | 18 f, 2007 at 4:47 am
biasalah… orang indonesia paling pandai salah urus alias miss management gitu loh….
2.
diana | 21 f, 2007 at 6:13 am
satu lagi, selain konsep yang asal-asalan juga pemeliharaan yang pernah diperhatikan. Terkesan banget di Indo tuh bisanya bikn tanpa bisa memelihara. Sampah pasti jadi masalah utama. Padahal nggak usah megah-megah asal bersih saja, itu sudah jadi nilai plus-plus-plus bagi tempat-tempat wisata.
Masalah kaki lima juga nggak ditangani sejak dini. Seandainya sejak awal ada ketegasan bahwa kaki lima ditempatkan di lokasi yang memang disediakan untuk mereka, tentu nantinya tidak akan ada masalah antara pengelola dengan pedagang.
begitulah indonesia tercintamu din