<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tulisan wong cilik yang pertama</title>
	<atom:link href="http://beratz.wordpress.com/2007/08/13/tulisan-wong-cilik-yang-pertama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://beratz.wordpress.com/2007/08/13/tulisan-wong-cilik-yang-pertama/</link>
	<description>Jangankan untuk membedakan, untuk mengerti tentang kehidupan saja sulit</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Dec 2009 10:13:09 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: diana</title>
		<link>http://beratz.wordpress.com/2007/08/13/tulisan-wong-cilik-yang-pertama/#comment-8</link>
		<dc:creator>diana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Aug 2007 06:13:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beratz.wordpress.com/2007/08/13/tulisan-wong-cilik-yang-pertama/#comment-8</guid>
		<description>satu lagi, selain konsep yang asal-asalan juga pemeliharaan yang pernah diperhatikan. Terkesan banget di Indo tuh bisanya bikn tanpa bisa memelihara. Sampah pasti jadi masalah utama. Padahal nggak usah megah-megah asal bersih saja, itu sudah jadi nilai plus-plus-plus bagi tempat-tempat wisata.
Masalah kaki lima juga nggak ditangani sejak dini. Seandainya sejak awal ada ketegasan bahwa kaki lima ditempatkan di lokasi yang memang disediakan untuk mereka, tentu nantinya tidak akan ada masalah antara pengelola dengan pedagang.
&lt;em&gt;
begitulah indonesia tercintamu din&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>satu lagi, selain konsep yang asal-asalan juga pemeliharaan yang pernah diperhatikan. Terkesan banget di Indo tuh bisanya bikn tanpa bisa memelihara. Sampah pasti jadi masalah utama. Padahal nggak usah megah-megah asal bersih saja, itu sudah jadi nilai plus-plus-plus bagi tempat-tempat wisata.<br />
Masalah kaki lima juga nggak ditangani sejak dini. Seandainya sejak awal ada ketegasan bahwa kaki lima ditempatkan di lokasi yang memang disediakan untuk mereka, tentu nantinya tidak akan ada masalah antara pengelola dengan pedagang.<br />
<em><br />
begitulah indonesia tercintamu din</em></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agus</title>
		<link>http://beratz.wordpress.com/2007/08/13/tulisan-wong-cilik-yang-pertama/#comment-7</link>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Aug 2007 04:47:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://beratz.wordpress.com/2007/08/13/tulisan-wong-cilik-yang-pertama/#comment-7</guid>
		<description>biasalah... orang indonesia paling pandai salah urus alias miss management gitu loh....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>biasalah&#8230; orang indonesia paling pandai salah urus alias miss management gitu loh&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
