Archive for October 4th, 2007
Wanita
Kemaren pas ngobrol sono ngibril sini dengan temen kampung sehabis layat tetangga kampung (imam musholla-semoga arwah dan amal ibadah beliau diterima disisi-Nya) ada seorang temen nyeletuk begini soal arti dari wanita
Katanya :
Wanita adalah turunan Hawa
Hawa adalah angin
Angin yang keluar dari tubuh manusia adalah kentut
Jadi kesimpulannya Wanita adalah Kentut
Wah kemudian terjadilah perdebatan panjang (yah semacam debat kusirlah) lha wong yang ngajak berdebat temen yang mengeluarkan statement itu amat sangat cethek/dangkal ilmu masalah agama plus sosiologi atau psikologi. Tapi bukan itu yang menjadi masalah tapi pernyataan tentang wanita ini diucapkan oleh seorang lulusan perguruan tinggi di jogja yang notabene seorang intelektual. Bagi temen-temen kampung hal itu mungkin menjadi suatu hal yang biasa tapi bagiku menjadi beda karena pola pemikiranku yang mungkin agak nyleneh.
Dengan dasar dia sebagai seorang intelektual bisa berpendapat seperti itu menurut saya adalah sebagai bentuk penyelewengan keilmuan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dan itu adalah pelecehan terhadap sosok wanita yang sangat saya hormati.
2 comments 4 f, 2007
Lidahku kelu
Judul diatas adalah pengalaman pribadi tadi malem. Pada saat aku termenung sendirian memikirkan masa depan. Kemudian ditambah semakin beratnya beban hidup ini. Tanpa kusadari aku berucap “Masya Allah betapa semakin beratnya hidup ini” sesuai nama blog-ku yo? hehehehehe.
Kemudian aku berinisiatif ambil wudlu buat sholat isya dilanjut sholat tarawih sendirian. Biasanya aku agak fasih mengucap surat surat yang sudah hafal diluar kepala, tetapi entah bagaimana kok tiba-tiba lidahku terasa kelu untuk mengucap bacaan sholat. Kemudian terbayang dipikiranku apakah karena aku tadi mengucap tentang keluh kesahku dan mungkin Tuhan-ku tidak berkenan, sehingga memperingatkan aku dengan membuat lidahku kelu mengucap bacaan yang seharusnya aku ucapkan dengan lancar.
Kemudian terbayang di pelupuk mata apakah seperti ini nantinya aku menjawab pertanyaan-pertanyaan di alam barzakh nanti jika semasa hidupku tidak mempunyai cukup tabungan buat sangu di kehidupan sesudah kehidupan dunia yang fana ini. Aku langsung terhenyak dalam kesendirianku. Kemudian aku ngilo githokku dewe (Berkaca terhadap diri sendiri-Jawa). Apa yang sudah aku perbuat selama ini (32 Tahun)? Aku nggak bisa menjawab. Teringat posting-ku kemaren. Kemudian aku berdo’a semoga amalan dan ibadahku dapat menjadi tabunganku kelak dikemudian hari. Amin.
2 comments 4 f, 2007








